Banyak momen-momen yang harus di kenang dan menjadi bahan pelajaran, itulah faktor yang menjadikan saya mempunyai niatan untuk menulis catatan kecil ini.
Pristiwa kecil yang tidak boleh dilupakan di akhir semester 3. Di mana seorang sahabat menjadi sosok malaikat. Di mana seorang yang benar benar mempedulikan kita. Sampai, ketika ia tahu bahwasannya sahabatnya sakit, dia merelakan untuk tidak masuk kuliah. Memberikan terbaik untuk sahabatnya, makanan, obat-obatan, dll. Entah apa yang ada di pikirannya. Satu persatu sahabat itu datang, memberikan apa yang ia punya.
Terlihatlah keindahan ukhuwah itu, begitu manis dirasa dan harum pula baunya.
Dan mengapa aku merahasiakan keadaan ini ke publik? Ya, karena aku takut mereka khawatir dengan keadaanku ini, meskipun itu orang tuaku. Cukup diri ini saja yang merasakan dan tidak boleh ada yang mencemaskan walaupun tidak lama orang tuaku menanyakan keadaanku saat itu dan bagaimanapun harus jawab dengan jujur, tetapi dikemas seindah mungkin hehe.
Momen ini juga mengingatkanku dengan sahabat sebelum kuliah yang mempunyai tekad yang kuat dan iman yang lebih tetapi di lihat dari luar mempunyai penampilan yang biasa-biasa saja, bahwasannya ketika sakit bukan jadi halangan untuk tidak sholat di masjid, tidak pula meninggalkan bacaan qur’an. Itu yang baru tersadar oleh diri ini dan mengagumi dirinya.
Momen ini juga mengingatkan di mana diri ini seakan akan semakin jauh darinya dan diberikan teguran dengan sebuah penyakit, seolah olah mengodekan bahwa kita tidak tahu ajal yang akan datang dan terus meminta ampunan atas segala kesalahan kita dan taubat agar tidak mengulanginya kembali.
Untuk teman-temanku jaga kesehatan karena sedikit lagi uas, jangan sampai penyakit mengganggu uas kita sehingga memberikan hasil uas yang kurang memuaskan. Tingkatkan ibadah kita dan terus meminta kesehatan kepada Allah SWT karena nikmat sehat itu sangat berharga.
“Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang”(HR. Bukhari no. 6412, dari Ibnu Abbas)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar