Awalnya saya masih bingung menemukan passion saya untuk
memilih jurusan yang tepat. Setiap guru BK dan teman-teman saya nanya ke saya, saya
hanya menjawab belum tau haha. Hari H SBMPTN pun semakin dekat, saya terus mencari-cari
jurusan yang menarik bagi saya. Terbesitlah pikiran bahwa jurusan kebumian itu
menarik, lalu saya listlah satu persatu jurusan yang masuk dalam kebumian.
Kemudian tertariklah saya pada jurusan Geodesi dan Geofisika. Saya perdalami
kedua jurusan itu yang mana paling menarik, tetapi keduanya sangat menarik bagi
saya dan karena pada pilihan SBMPTN harus memilih prioritas sesuai yang
diinginkan, saya merasa sangat bingung saat itu. Akhirnya saya memakai nilai TO
(Try Out) saya untuk memastikan aman memilih jurusan yang saya pilih, karena
jika saya salah memilih, saya akan menunggu 1 tahun lagi untuk mengikuti SBMPTN
berikutnya.
Penguman hasil SBMPTNpun tiba dan hasilnya adalah “Selamat
atas keberhasilan Anda!” bla bla bla, pokoknya tertulis di sana Teknik Geodesi,
Universitas Diponegoro. Melihat hasil
tersebut saya merasa bersyukur dan sedikit menyesal. Kenapa menyesal? Karena Semarang
termasuk kota yang panas, meskipun Jakarta juga panas sih haha dan akhirnya meninggalkan
keluarga lagi setelah 3 tahun di rumah. Itu adalah pilihan terbaik dari Allah,
saya hanya bisa husnudzhon dan menjalani dengan ikhlas dan semangat.
Ucapan dan masukanpun datang terus menerus waktu itu, Karena
waktu itu saya menjadi guru tahfidz dan panitia LAZIS Masjid Al Hikmah, saya
disarankan tetap tinggal di Jakarta mengingat bahwasannya tidak ada yang bisa
mengunakan computer untuk kegiatan masjid, guru tahfidz untuk yang menghafal
waktu itu belum ada dan di Jakarta banyak guru yang hafidz untuk menjaga
hafalan dan memperbagus bacaan untuk salah satu impian saya. Tetapi masuk PTN
juga impian saya dan saya tidak mau mengecewakan orang tua, saya terus menerus
meminta jalan yang terbaik dariNya. Waktu daftar ulangpun sudah mendekat dan
harus mengurusi berkas berkas daftar ulang, saya harus memutuskan pilihan yang
terbaik dan akhirnya saya memutuskan untuk tetap mengambil jurusan ini. Dan
saya berpikir di Semarang mungkin ada guru yang hafidz untuk melanjutkan impian
akhirat saya. Tetap doakan saya menjadi yang terbaik dan sukses di dunia dan di
akhirat, Amin. Next post saya akan berbagi pengalaman pertama kali saya kuliah
di jurusan Teknik Geodesi Universitas Diponegoro, tunggu yaa :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar