Nabi ﷺ Pernah Futur?

  • 0
Tema ini sebagai nasihat untuk diri ini yang selalu futur di jalanNya.
Sebelumnya, apa sih itu futur? Kalau belum tau googling dulu aja baru lanjut baca ini wkwk
Futur, kata kata yang tidak asing di telinga dan merupakan salah satu gangguan di kehidupan ini, btw apakah Nabi  pernah mengalami futur? dan bagaimana Nabi mengatasi futur? Cekidot guys!

1. Ya, Nabi Muhammad  pernah futur, namun beliau cepat bangkit dari futurnya.
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”
(QS Al Baqoroh :214)
Tingkat futur Rasulullah dan para sahabat sampai pada mempertanyakan datangnya pertolongan Allah yang tidak kunjung datang. Lalu Allah menjawab bahwa pertolongan Allah itu pasti datang, sehingga jawaba Allah tersebut membangkitkan kembali semangat beliau untuk berjuang.

2. Jika futur, Nabi Muhammad ﷺ justru banyak beribadah. Bukan sebaliknya malah meninggalkan ibadah seperti yang dilakukan sebagian kaum muslimin saat ini. Menurut sebagian ulama, jika mengalami cobaan hidup yang melemahkan semangatnya (futur), nabi Muhammad saw justru memperbanyak tilawah Al Qur’an dan sholat sunnah. Bahkan begitu seringnya Nabi Muhammad  sholat, sehingga beliau akan sholat sunnah jika ada kesempatan (dinamakan sholat sunnah Mutlaq). Beliau juga banyak membaca berdo’a jika mengalami cobaan dalam hidupnya. Salah satu doa beliau tercermin dalam surah Al Baqaroh ayat 214 di atas.

3. Nabi Muhammad ﷺ jarang futur karena beliau asyik berda’wah. Orang yang sibuk dan rutin berda’wah juga akan sibuk dan rutin menasehati dirinya sendiri. Nasehat adalah cara untuk menghindari futur. Jika kita jarang futur, maka kita akan lebih produktif dan maju dibandingkan orang yang lebih sering futur dan lemah semangat. Oleh sebab itu, Allah menyebut ciri umat Islam terbaik dengan “banyak menasehati (amar ma’ruf nahi mungkar)”.
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah”
(QS Ali Imron :110)
Jadi jika kita ingin terhindar dari futur, aktiflah berdakwah atau hiduplah dalam lingkungan dakwah (lingkungan yang banyak menasehati satu sama lain). Jangan menyendiri dan jangan banyak bergaul dengan lingkungan yang induvidualistis dan hedonis.

Tolong diingat dan dicatat sehingga kita senantiasa bisa menghindari dan menyelesaikan solusi permasalahan futur ini. Semangat berdakwah, selamat beribadah, jalan kita masih panjang!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar